Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu
yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku
merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus
semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci
jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini;
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan
meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
(Kalimat ini gue temuin di tumblr temen gue, dan ini kalimatnya raditya dika)
halo, i'm amelia noviasari. i cant describe about my self directly.So, follow me if you want to know more!
halo, i'm amelia noviasari. i cant describe about my self directly.So, follow me if you want to know more!
Sabtu, 28 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sabtu, 28 Juli 2012
Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
(Kalimat ini gue temuin di tumblr temen gue, dan ini kalimatnya raditya dika)
Dengan penuh kebencian
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
(Kalimat ini gue temuin di tumblr temen gue, dan ini kalimatnya raditya dika)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar